Hampir semua yang kita lakukan ditentukan oleh Kebiasaan. Mungkin rata-rata nya adalah 95 persen. Dari bangun tidur sampai akan tidur lagi, Kebiasaan mengontrol dan mendikte kata-kata yang kita gunakan, hal-hal yang kita lakukan, juga bagaimana kita bereaksi dan merespon sesuatu. Orang yang sukses dan bahagia mempunyai Kebiasaan baik yang terus memperkaya kehidupan. Orang yang gagal dan tidak bahagia mempunyai Kebiasaan yang selalu menyakiti dan menahan mereka menuju kehidupan seutuhnya.

Untungnya, semua Kebiasaan adalah hasil dari pembelajaran sebelumnya dan juga sangat mungkin untuk dipelajari kembali. Kita dapat mempelajari Kebiasaan apapun yang kita anggap penting jika kita mau meluangkan waktu dan berusaha cukup keras untuk membangunnya.

Sebuah Kebiasaan dapat di definisikan sebagai sebuah respon otomatis terhadap sesuatu hal. Sebuah Kebiasaan, baik atau buruk biasanya dilakukan secara natural dan mudah tanpa pikiran atau usaha. Sekali dikembangkan, sebuah Kebiasaan akan mengambil momentumnya sendiri, mengontrol perilaku dan respons terhadap apa yang terjadi di dunia. Sekali dibentuk, sebuah Kebiasaan tidak akan hilang. Kebiasaan hanya bisa digantikan dengan sebuah Kebiasaan baru yang lebih baik. Kita membentuk Kebiasaan-Kebiasaan kita sendiri, untuk kemudian Kebiasaan itu membentuk diri kita.

Seorang Filsuf Jerman bernama Goethe pernah menulis. “Segala sesuatunya terasa sulit sebelum kemudian menjadi mudah” Kita perlu melatih sebuah Kebiasaan dengan disiplin yang ketat sehingga akhirnya Kebiasaan itu menjadi pikiran dan perbuatan. Tetapi sekali Kebiasaan itu sudah terbangun, maka Kebiasaan itu akan memungkinkan kita untuk mencapai lebih banyak hal dengan usaha yang lebih sedikit.

Kebiasaan baik amat sulit untuk dibangun tetapi sangat mudah untuk menjadi teman hidup, Kebiasaan buruk amat gampang untuk dibangun tetapi sangat merusak bagi kehidupan kita. Kebiasaan yang kita miliki, atau Kebiasaan yang membentuk diri kita sangat menentukan segala hal yang bisa kita capai, atau hal-hal yang tidak bisa kita capai.

Tugas kita adalah untuk membentuk Kebiasaan baik dan membuatnya menjadi pembentuk kepribadian kita. Secara bersamaan, kita jg harus rajin untuk menghilangkan Kebiasaan buruk dan membebaskan diri dari konsekuensi negatif yang ditimbulkan.

<Brian Tracy – Focal Point>

Advertisements