Purnama, malam-malam bersamamu adalah surga…
Dimana angin menghembus,namun hati kita berdekapan hangat.

Purnama, beberapa malam yang lalu kau bilang hatimu gundah… lalu ku katakan aku akan menjagamu…selalu disampingmu… lalu aku peluk hatimu erat, dan kujaga baik2.

Aku tahu, aku tak akan bisa menghilangkan kekecewaanmu akan masa lalu, atas harapan2 mu yang tak tercapai, atas rasa sakit yang kau rasakan hingga membentuk pribadimu saat ini. Tetapi aku bisa menemanimu, selalu mendengarkan dan berusaha mengerti apa yang kau risaukan…kemudian membisikkan kata-kata lembut di sepoi angin malam yang hinggap di cuping telingamu yang indah.

Purnama, malam lalu aku dicekam trauma dan kau ada disampingku. Tak kusangka, kau sentuh hatiku dengan hati-hati. Tak kukira kau berucap kata bahwa engkau menerimaku satu paket. Dan baru kali ini hatiku terbuka tanpa takut tersakiti… berbagi trauma… pedih yang kau jaga dengan seksama… dan kau katakan padaku pelan, tanpa kata: telling is healing… we’re gonna be okay (perasaanku mengatakan demikian)

Purnama, tadi pagi kau bawa aku pada dimensi lain. Aku meng-awang-awang bersamamu. erat-erat-erat… mengalami sesuatu yang hangat…inside…penuh rasa sayang…sekaligus…sangat menakjubkan…Kau bawa aku ke alam dimana disana tidak ada yang lain kecuali cinta. Mungkin itu yang orang2 sebut sebagai surga…

Purnama…, aku tak tahu apa yang akan terjadi di masa depan… bahkan saat ini aku tak peduli…

…yang pasti aku bahagia bersamamu…

…aku tenang bisa menenangkanmu disaat kau bingung…

…hatiku nyaman dipenjagaanmu yang menerimaku apa adanya…

…aku bersyukur kau ada disampingku…

…and i’m really lucky to have you walk by my side…

_

_

*sebuah malam bersama kripik talas yang pedas…yeah we’re just a perfect partner in crime ^^

Advertisements