My Perfect Partner In Crime

Leave a comment


aku berada di sebuah tempat yang penuh inspirasi

sambil mengenang detik2 bersamamu

mengenang malam yang kita lewati

mengenang pagi yang kita lalui

mengenang siang dan sore yang kita habiskan

kau bertanya…”Sudah berapa jam kita bersama?”

aku menjawab…”Mungkin lebih gampang menghitung waktu dimana kita terpisah…”

ini latihan, katamu…latihan pada suatu saat kita akan bersama selamanya…

lalu kamu bertanya…”Tidakkah kamu bosan ?”

aku menjawab lirih… “Bagaimana mungkin aku bosan jika kamu so loveable ?”

…bersyukur untuk tiap detik yang kita nikmati…

detik-detik dimana tiada seorangpun yang tahu, selain kita berdua

*yeah beibh… we’re such a perfect partner in crime 🙂

Advertisements

Aku bersyukur

Leave a comment

aku bersyukur mengenang surabaya, termasuk tawa dan kesal di perjalanan dan foto session yg indah di masjid al-akbar

aku bersyukur mengenang malang, termasuk bingungnya mencari jalan dan tawa renyah seorang saudara

aku bersyukur mengingat blitar, hangatnya bercengkerama dalam suasana kekeluargaan, perahu prigi termasuk dua sesi pesta duren

aku bersyukur menghirup suasana jogja, pempek bu kamto, segigit lumpia dan dua buah rok batik yg memunculkan ayu seorang gadis jawa

aku bersyukur bisa mengantarkan senyum seorang sahabat menuju level hubungan yang lebih dalam di purworejo.

aku bersyukur atas janji yang kita buat.

aku bersyukur atas masalah yang bisa kita lewati.

aku bersyukur atas hangatnya malam di warung setiabudhi, tawa…tegang…dan kelegaan ketika seseorang tampil di panggung *psst…akuakanselaluadauntukberbagirasadinginditanganmu^^

aku bersyukur untuk sebuah senja diakhir hari yang fantastis (timbelgasibu,yoghurtcisangkuy,navbsm,baksobip,dan_imaji_vespa_diantara_pohon2_rindang)

senja yang berujung malam dimana aku dan kamu begitu dekat, begitu dalam, begitu mengerti tentang arti sebuah hubungan…

Bismillah…

—————————————————–

*Kebahagiaan ada setelah Rasa Syukur.

*Terima kasih telah membuatku mengerti, tanpa engkau berkata apapun…

*What a great Journey… :”>

Surat Dari Tuhan

Leave a comment

KEPADA : KAMU
TANGGAL : HARI INI
DARI : AKU (TUHAN)
PERIHAL : BERSYUKUR

Ini AKU,
Hari ini AKU yang akan menangani semua masalahmu..

Catatan :
Dan ingat,
Bila Dunia ini menyodorkan masalah yang tidak dapat kau tangani sendiri,
Jangan berusaha menyelesaikan masalah itu.
Tetapi, letakkanlah saja masalah itu diboxKU utk KUselesaikan..
AKU akan menyelesaikan masalahmu sesuai JADWAL yang AKU tentukan sendiri.

Semua masalahmu PASTI akan AKU selesaikan,tetapi sesuai jadwalKU, bukan jadwalmu.
Setelah semua masalahmu kamu letakkan dalam Box,
Janganlah kamu pikirkan & khawatirkan.
Sebaliknya, fokuslah kepada semua hal2 BAIK yang sedang terjadi padamu sekarang.

Bila kamu terjebak kemacetan dijalan, Janganlah marah,
Sebab masih banyak orang di Dunia ini yang tidak pernah naik mobil seumur hidupnya.

Bila kamu berhadapan dengan masalah di tempat kerja,
Berpikirlah bahwa masih banyak orang yang menganggur bertahun2 tanpa pekerjaan.

Bila kamu sedih karena hubungan keluarga, pikirkanlah orang2 yang belum pernah merasakan mencintai dan dicintai.

Bila kamu merasa bosan dengan akhir minggu, pikirkanlah orang2 yang harus lembur siang malam tanpa libur utk menghidupi keluarga & anak2nya.

Bila kendaraanmu mogok & mengharuskan kamu berjalan kaki,
Janganlah marah,
Pikirkanlah orang2 cacat yang sangat ingin merasakan berjalan diatas kaki sendiri.

Bila kamu melihat dicermin rambutmu mulai beruban,
Janganlah bersedih,
sebab mempunyai rambut hanyalah merupakan impian bagi orang2 yang dalam perawatan Kemoterapi.

Bila kamu merenungi makna hidupmu di Dunia ini & merenungi apa tujuan hidup mu ini ?
Bersyukurlah O:)
karena banyak orang yang tidak punya kesempatan hidup yang cukup lama untuk merenungi hidup mereka.

Bila kamu memutuskan untuk meneruskan surat ini ke orang lain,
Terima Kasih
Kamu telah menyentuh kehidupan mereka dalam banyak hal yang tidak pernah kamu bayangkan 🙂

When you learn to let go of the problems…

Leave a comment

Kita bisa mengubah hidup dengan mengubah kebiasaan kita – William James

Manusia mempunyai kebiasaan tertentu ketika berhadapan dengan permasalahan seperti kabar buruk, orang yang menyebalkan, atau kekecewaan terhadap sesuatu hal.

Sayangnya tidak semua kebiasaan tersebut baik, contohnya reaksi yang berlebihan, tidak memberikan respon sesuai dengan proporsinya, berpegang terlalu erat, atau berfokus kepada aspek negatif dari kehidupan.

Ketika kita mudah terpengaruh dan gampang terpancing amarah terhadap hal-hal kecil, reaksi yang berlebihan tidak hanya membuat frustrasi tetapi juga menghalangi langkah untuk mendapatkan apa yang kita inginkan.

Selanjutnya kita kehilangan perspektif terhadap gambaran yang lebih besar, pandangan kita terfokus pada hal2 negatif, dan tanpa sadar menghalangi orang lain yang bisa membantu kita.

Efeknya kemudian adalah kita seolah menjalani hidup yang terus menerus seolah berada pada kondisi darurat.

Karena segala sesuatunya terlihat seperti hal besar, seringkali kita seperti terlihat sibuk memecahkan masalah tetapi pada kenyataannya kita mengumpulkan permasalahan. Lalu hidup akan dihabiskan dengan berpindah-pindah dari satu drama ke drama yang lain.

Setelah beberapa saat kemudian kita akan benar-benar percaya bahwa semuanya adalah hal besar. Kita hanya tahu satu cara untuk berhadapan dengan masalah, yaitu dengan secepat mungkin menyelesaikannya. Namun tidak semua masalah benar-benar membutuhkan penyelesaian yang cepat. Dan memaksakannya adalah akar dari penimbunan rasa frustrasi dan stress.

Untungnya ada cara lain untuk menjalani hidup. Cara yang lebih anggun dan lebih lembut. Dengan cara ini hidup akan terasa lebih mudah dijalani dan orang-orang yang ada didalamnya pun akan terasa lebih sesuai.

Cara seperti ini berkaitan dengan menggantikan kebiasaan kita bereaksi dengan kebiasaan yang baru. Kebiasaan yang memungkinkan kita mendapatkan hidup yang lebih kaya dan lebih memuaskan. Salah satu kebiasaan baru adalah belajar untuk tidak meributkan hal-hal kecil.

Ketika kita tidak meributkan hal-hal kecil, hidup kita tidak akan sempurna tetapi kita akan bisa menerima apapun yang diberikan oleh kehidupan tanpa penolakan berlebih.

Seperti filosofi dalam Zen: When you learn to let go of the problems instead of resisting too much, your life will begin to flow.

…..

change the things that we can change

accept those that can’t be changed

and have the wisdom to know the differences

…..

*disarikan dari Richard Carlson audio book, Don’t Sweat The Small Stuff, It’s All Small Stuff

it’s sunday with Natalie

Leave a comment

minggu pagi dimulai dengan cerita renyah tentang masa kecil

bagaimana Natalie jadi preman TK, sepedaan keliling komplek, maen2 di sawah atau sewaktu sendal hilang diambil pemulung.

lalu berlanjut menjadi hunting bakso di belakang BIP

sewaktu pulang, budget 160 ribu pun berganti menjadi sebuah petualangan di pasar baru.

Natalie tampak senang dapet bawahan batik, kalung, dan stengah lusin ***

hehe… kamu tampak semakin pintar menawar Natalie 🙂

perjalanan itu ditutup dengan makan siang yg agak telat di MC doen 🙂

malamnya Natalie telpon

dan bertanya tentang keresahan hatinya

dia memintaku untuk datang

lalu akupun pergi ketempatnya…

Natalie bercerita tentang banyak hal…

tentang dia yang tidak bisa sharing ke sembarang orang…

dan kemudian…setelah puas bercerita Natalie pun tertidur…

aku memandanginya… dan berkata… everythin is gonna be allright…

*wishin u a good sleep and happy day Natalie 🙂

I understand…

Leave a comment

aku mengerti maksudmu…

kamu takut…

dan kamu bingung…

aku mengerti…

yang paling kamu inginkan adalah disayang…difahami…dan didukung…

I want tomorrow…

Leave a comment

Waiting here
As I sit by the stone
They came
before me, those men
from the Sun
Signs from heaven say u’re the one

Now you’re here, I can see your light
This light that I must follow
You, you may take my life away
So far away…
….
I want tomorrow to be ours…

I want tomorrow to be ours…

_

*thx to Enya… luv u always moonpie…

Older Entries