Kita bisa mengubah hidup dengan mengubah kebiasaan kita – William James

Manusia mempunyai kebiasaan tertentu ketika berhadapan dengan permasalahan seperti kabar buruk, orang yang menyebalkan, atau kekecewaan terhadap sesuatu hal.

Sayangnya tidak semua kebiasaan tersebut baik, contohnya reaksi yang berlebihan, tidak memberikan respon sesuai dengan proporsinya, berpegang terlalu erat, atau berfokus kepada aspek negatif dari kehidupan.

Ketika kita mudah terpengaruh dan gampang terpancing amarah terhadap hal-hal kecil, reaksi yang berlebihan tidak hanya membuat frustrasi tetapi juga menghalangi langkah untuk mendapatkan apa yang kita inginkan.

Selanjutnya kita kehilangan perspektif terhadap gambaran yang lebih besar, pandangan kita terfokus pada hal2 negatif, dan tanpa sadar menghalangi orang lain yang bisa membantu kita.

Efeknya kemudian adalah kita seolah menjalani hidup yang terus menerus seolah berada pada kondisi darurat.

Karena segala sesuatunya terlihat seperti hal besar, seringkali kita seperti terlihat sibuk memecahkan masalah tetapi pada kenyataannya kita mengumpulkan permasalahan. Lalu hidup akan dihabiskan dengan berpindah-pindah dari satu drama ke drama yang lain.

Setelah beberapa saat kemudian kita akan benar-benar percaya bahwa semuanya adalah hal besar. Kita hanya tahu satu cara untuk berhadapan dengan masalah, yaitu dengan secepat mungkin menyelesaikannya. Namun tidak semua masalah benar-benar membutuhkan penyelesaian yang cepat. Dan memaksakannya adalah akar dari penimbunan rasa frustrasi dan stress.

Untungnya ada cara lain untuk menjalani hidup. Cara yang lebih anggun dan lebih lembut. Dengan cara ini hidup akan terasa lebih mudah dijalani dan orang-orang yang ada didalamnya pun akan terasa lebih sesuai.

Cara seperti ini berkaitan dengan menggantikan kebiasaan kita bereaksi dengan kebiasaan yang baru. Kebiasaan yang memungkinkan kita mendapatkan hidup yang lebih kaya dan lebih memuaskan. Salah satu kebiasaan baru adalah belajar untuk tidak meributkan hal-hal kecil.

Ketika kita tidak meributkan hal-hal kecil, hidup kita tidak akan sempurna tetapi kita akan bisa menerima apapun yang diberikan oleh kehidupan tanpa penolakan berlebih.

Seperti filosofi dalam Zen: When you learn to let go of the problems instead of resisting too much, your life will begin to flow.

…..

change the things that we can change

accept those that can’t be changed

and have the wisdom to know the differences

…..

*disarikan dari Richard Carlson audio book, Don’t Sweat The Small Stuff, It’s All Small Stuff

Advertisements