Brian seperti antara sadar dan tidak. Yang dia rasakan hanyalah ketenangan karena elusan di kepala dan sesuatu yang lembut sesekali menyentuh bibirnya.

Tubuhnya terasa lemas dan perutnya sakit, namun perasaan nyaman itu datang meninabobokkannya.

Ketika membuka mata dia melihat senyum Esmeralda.

Lalu seperti slow motion dalam film-film Hollywood Esmeralda merebahkan diri dan memeluk Brian.

Brian diam dan merasakan sebuah rasa menjalari sekujur tubuhnya.

Kemudian merembet melingkupi mereka berdua dengan aura nyaman.

Di luar sinar purnama yang lembut menyelubungi malam. Pelan-pelan kelembutannya membelai mereka berdua hingga pulas mengistirahatkan mata bersama…

Advertisements