Danny:  Jim, aku ingin sukses.

Jim: Hm? apakah kamu sudah berhak untuk sukses?

Danny: Apa maksudmu, bukankah semua orang berhak untuk sukses?

Jim: Semua orang menginginkan sesuatu, tetapi ada yang berhak mendapatkannya dan ada yang tidak.

Jim: Jika seorang petani berkata pada ladang “Hei ladang, aku ingin panen yang berlimpah!”. Maka ladang akan menjawab “Kamu kok lucu, datang2 ingin sesuatu. Panen yang berlimpah hanya berhak diberikan kepada Petani yang memberikan bibit kepadaku, dan kemudian memberikan perawatan dan usaha untuk menumbuhkannya…”

Jim: Hanya orang yang berhak yang akan mendapatkan apa yang dia butuhkan. Kamu harus menjadikan dirimu seseorang yang berhak untuk kemudian bisa mendapatkan apa yang kamu inginkan. Hal ini bukan hanya berlaku untuk kesuksesan dan kekayaan, tetapi semua bidang.

Danny: Semua bidang?

Jim: Ya tentu saja, jika kamu ingin mendapatkan orang yang terbaik dalam hidupmu kamu harus menjadikan dirimu berhak atas orang itu. Kamu berhak untuk mendapatkan orang yang sabar dan pengertian hanya jika kamu telah memberikan usaha untuk bisa menjadi orang yang sabar dan pengertian.

Jim: Jika kamu ingin kesehatan, kamu harus memberikan usaha untuk menjaganya ketika kamu sehat.

Danny: Tapi aku sudah melakukan apa yang kamu ajarkan kepadaku, mulai melakukan hal2 simple seperti yang kamu ajarkan. Tetapi aku ingin suatu perubahan besar dalam hidupku.

Jim: Ya, itu bagus. Tetapi perlu kamu ingat bahwa pencapaian didapat bukan karena kamu berhasil melakukan suatu hal. Tetapi karena kamu menjaga standar dan disiplin atas suatu perbuatan yang penting.

Danny: Ok, pertanyaan kongkrit. Apa yang membuatku berhak untuk sukses? Aku sudah membaca banyak buku motivasi, tetapi tidak ada hasil.

Jim: Untuk membuat kamu berhak menjadi orang yang sukses, kamu tidak akan bisa mendapatkan dari belajar sebuah jalan untuk sukses. Yang berhak untuk sukses adalah orang yang menjaga standar untuk selalu belajar dan mengembangkan diri. Kamu benar2 menyediakan waktu untuk mengembangkan diri sehingga dirimu cukup besar untuk sukses. Hanya dengan cara itu kamu bisa menampung kesuksesan.

Danny: Aku ingin belajar banyak hal, tetapi pikiran dan mood ku selalu berubah-ubah.

Jim: Berapa jumlah buku/audio/video yang kamu konsumsi dalam sebulan ini terutama tentang pikiran, mood dan passion?

Danny: ehmm… tidak banyak, satu? itu belum selesai.

Jim: Well… if you want to be able to master your mind so that you can master your destiny you better set apart a time each day to study about it Kid…that’s the only way you deserve to have a really important skill “knowing and mastering your mind”

Danny: apakah itu sebabnya kebanyakan orang dikontrol oleh pikiran dan perasaannya? sehingga hal itu mempengaruhi performansi, dan prestasi hidupnya? karena mereka belum berhak untuk itu? karena mereka tidak menyediakan waktu khusus untuk mempelajarinya?

Jim: Ya 🙂

Jim: So go on, practice a simple discipline everyday that make you deserve of something.

Jim: Never neglect a simple things that you “should do” or “have to do”. Start cleaning out your “neglected list” then always become a serious student of the things you want. The door of opportunity will open for someone who knocks it, and sometime you have to knocks it many-many times. But believe me, it will open up.

Jim: Keep a standard of doing it, and you begin a process to be a deserved man 🙂

Advertisements