Danny melihat dirinya sendiri dalam pantulan bola mata Laun. Betapa dia benar-benar merasa terberkati atas pertemuannya dengan Laun. Selama ini dia merasa bahwa Tuhan tak pernah adil terhadap manusia. Tuhan hanya memberikan anugerah kepada orang-orang yang telah menemukan passion sejak dini, dan kemudian memberikan bakat sehingga orang itu bisa bersinar. Tetapi Laun telah mengungkapkan sisi lain dari rencana Tuhan.

“Danny, you misunderstood the kindness of God…”

“You were blessed more than them who you said to be the gifted person”

“You were blessed with Free Will…freedom to choose your own will”

Lama Danny tercenung, sampai kemudian dia sadar bahwa Kebebasan Memilih adalah anugerah yang paling besar. Apapun yang dipilihnya selalu menjadi pintu yang akan terbuka jika dia terus mengetuknya.

Wow…

Ditengahi alunan Jazz di kumpulan musisi Lithuania. Tak pernah Danny menyangka akan menemukan mutiara seperti ini.

Advertisements