Ada perbedaan antara melakukan sesuatu karena kamu bisa melakukannya, atau melakukan sesuatu karena kamu punya keingin-tahuan didalam nya. Josen

Josen dengan jenggot nya yang tebal, mengingatkan saya seperti seorang hippies di film-film jadul. Matanya memancarkan keingintahuan, dan passion terhadap apa yang dia pilih dalam hidupnya. Dia mahasiswa tahun ketiga di jurusan Bio Medical – Maastricht University. Namun fasih berbicara tentang Skate Board, Pembuatan Film, Teknik Menyanyi, Bermain Gitar, Membuat Musik, Hitchhiking, Psikologi, Taichi dan segudang skills lainnya. Di pintu kamarnya tertulis “Life is simple, but we make it really difficult”. Beberapa menit berbincang saya serasa disedot dalam dunia yang sangat menarik. Dunia keingin tahuan.

Laura Goodrich dalam Seeing Red Car benar, berinteraksi dengan orang-orang seperti ini menimbulkan percikan-percikan dalam otak saya. Seperti monyet yang melihat cara baru mengupas pisang. Saya pun tanpa sadar tertular cara pandang nya yang penuh keingin tahuan. So nice, so beautiful.

Learning a little from a lot, kata Peter Sims di Little Bets. Ada segudang ketakutan untuk bertemu dengan sesuatu yang baru, bukan hanya bertemu dengan orang baru terlebih dengan pemikiran dan cara pandang baru. Tetapi siapa kita di masa depan, ditentukan salah satunya oleh orang-orang yang kita temui sekarang.

Advertisements