Oldenbarneveld

Leave a comment

Joy: Do you believe in karma?

Shiven:Β  If karma do exist, I’ve already die now

Joy: Well, perhaps you’re given a life as a chance to payback. Or maybe, life is your own punishment πŸ˜‰

Shiven: You’re a good people Shiv. I personally don’t like people. So if I like someone, there’s must be something good on that person.

Joy: You think so? Me myself believe that there’s always a good side in everyone. You just need a better eyes to see it.

….

Niels: Ain’t a tourist. Tourist only go to a place to see the beautiful objects there. I go to some places to meet a new soul, a new passion, a new thinking and point of view.

Once upon a time in Oldenbarneveld.

If freedom is a must, can you still call it a freedom?

Advertisements

Waterloo

Leave a comment

“Ada kalanya pikiran harus berhenti mengusahakan untuk survival.” Kata Pham dalam hati. Dia baru saja keluar dari ruangan gegap gempita itu, dan perasaan yang sama kembali menyerbunya. Ini adalah perasaan yang selalu dia rasakan ketika masuk ke Stasiun metro Waterlooplein.

Pham hidup sendiri, dan usianya sudah menginjak kepala 40-an. Sebagai orang asal Vietnam dia cukup beruntung bisa mendapatkan beasiswa dari Bachelor sampai Master di Perancis. Bidang ilmu Safety Engineering mengantarkannya mapan bekerja hampir 20 tahun di Siemens Power Plant.

Dia telah mengunjungi berbagai belahan dunia di site operation milik Siemens. Dia bilang dia bebas pergi kemana dia suka dan melakukan apa yang dia inginkan. Tetapi kenapa perasaan itu terus datang?

“There’s something missing in my life, a deep relation to the human…to a family… wife and children…”

Di Waterloo dia berujar pada diri sendiri “Kebebasan itu ternyata mahal dan kadang bisa sangat menyiksa…”

Benjamin The Smokey Feet

Leave a comment

Namaku Benjamin, dan aku terbang dari Israel hanya untuk acara ini. Beberapa orang akan memandangku heran begitu tahu aku datang khusus untuk acara ini. Tetapi ini adalah hal penting buatku. Setelah seharian bergelut dengan pekerjaanku sebagai seorang arsitek, aku berlatih 6jam/hari selama setahun untuk menguasai Lindy Hop. Sebelumnya aku pernah belajar Salsa dan Zouk, tetapi dalam Lindy Hop aku menemukan kebebasan ekspresi yang paling cocok untukku.

Lindy hop adalah sebuah aliran dance yang diiringi dengan musik Jazz. Lindy hop mengkombinasikan aliran Charleston, Tap dan Breakaway menjadi sebuah perpaduan yang menarik. Jika dalam Salsa aku menemukan keanggunan dan putaran2 penuh kejutan, dalam Lindy hop aku menemukan playfulness dan kebebasan berekspresi.

Aku sampai di Willem Fenengastraat, tempat dimana festifal ini diadakan. Sebuah ruangan ballroom dengan lantai kayu dengan bar kecil di sudut kanan. Di sudut kiri aku melihat ada alat2 barber shop dan kaca rias. Ternyata pojok sebelah kiri digunakan untuk hair dresser para wanita untuk menyesuaikan tatanan rambut mereka dengan gaya tahun 40-an. Alunan musik jazz menggelitik telingaku. Aku seperti kembali ke masa-masa 40,50,60-an dimana para wanita memakai blouse bunga-bunga retro dengan ikat pinggang yang dipakai di perut. So Oldies.

Beberapa saat kemudian MC mengarahkan pengunjung ke sebuah ruangan yang lebih besar. Ternyata disana sudah siap menyambut Band asal UK bernama Shirt Tail Stompers.

Aku bertemu dengan orang2 dari Turki, Jerman, Sweden, Italy, Lithania, France, Slovenia, Ukraine, Czech bahkan Australia dan USA. I wish you can see through my eyes how the joy from all part of the world unite in this room.

Swing…swing…swing… and let me become The Smokey Feet


Siaran di Radio Nederland Wereldomroep

4 Comments

Oleh2 CD dan kaos dari RNW

 

Hari jumat kemarin adalah kali kedua saya siaran di Radio Nederland Wereldomroep. Topik siaran nya adalah tentang Multikulturalisme di Belanda, dan nama program nya adalah Kanal Muda.

Siaran kedua ini saya lebih mempersiapkan diri. Sehari sebelumnya saya browsing informasi mengenai multikulturalisme di Belanda. Dalam browsing informasi itu saya temukan bahwa Amsterdam ternyata adalah kota yang penduduk nya paling beragam sedunia. Tercatat lebih dari 170 macam kebangsaan yang berbeda tinggal disana. Menyusul Antwerp dengan total 166 kebangsaan dan New York dengan 150 kebangsaan yg berbeda.

Walaupun sempat persiapan mencari informasi terlebih dahulu, namun selepas siaran saya baru teringat beberapa event yang sebenarnya bisa dimasukkan sebagai materi acara. Pengalaman-pengalaman seperti Maastricht Carnival, Den Bosch Meeting dan juga Amsterdam Occupy baru terlintas setelah selesai siaran. Moral of the story: You’re just as better as your preparation. So prepare more next time πŸ™‚

Sebenarnya agak ragu juga menerima pekerjaan ini, naluri takut salah nya muncul. Tetapi kemudian saya pikir ini kesempatan yang bagus untuk melatih kemampuan berkomunikasi. Sejauh ini feedback dari RNW cukup memuaskan, mudah-mudahan dengan kesempatan ini saya bisa belajar lebih banyak lagi dalam hal berkomunikasi πŸ™‚

Rotterdam Business School IBD dan PPI Nijmegen Sharing Session

Leave a comment

Sabtu kemarin saya berkesempatan menghadiri International Business Day di Rotterdam Business School.

Ada salah satu presentasi yang menarik dari Professor Kiyoshi Hori tentang sebuah perusahaan bernama Irodori.

Irodori menjadi pihak ketiga yang menghubungkan nenek-nenek di Kamikatsu agar bisa menjual daun-daun yang bisa digunakan untuk menghias makanan di restoran-restoran. Menariknya Prof. Hori mengatakan bahwa core business dari Irodori adalah Information Provider. Mereka meng-edukasi penduduk Kamikatsu yang kebanyakan nenek-nenek (50% dari total populasi nya berumur lebih dari 65 tahun) tentang market informasi dari daun-daun yang bisa berpotensi untuk punya nilai ekonomis.

Prof Hori menunjukkan kasus ini sebagai contoh bahwa Entrepreneurship bisa dilakukan di Kamikatsu, terlepas dari kondisi geografis nya yang berupa gunung-gunung dan kondisi sumber daya manusia nya yang kebanyakan orang tua. Ya, nenek-nenek ini juga belajar cara mengakses email dan browsing di internet πŸ™‚

Selain Irodori, Prof. Hori juga bercerita tentang CEO yang merasa dirinya orang yang paling beruntung, kenapa? buat yang pengen tahu lebih jauh bisa download slide presentasi Prof Hori di sini

Selesai dari International Business Day di Rotterdam University, saya melanjutkan perjalanan ke Radboud University – Nijmegen. Disana sudah berkumpul kawan-kawan PPI untuk acara Sharing Session. Tema yang saya bawakan adalah Freelancepreneur.

Ketika membuat slide presentasi nya saya baru sadar bahwa tepat satu tahun yang lalu di bulan yang sama materi ini juga saya bawakan di Institut Pertanian Bogor. Pada waktu itu saya tidak menyangka bahwa saya akan mendapatkan keberuntungan untuk mempresentasikan materi ini ribuan kilo meter jauhnya dari Indonesia.

Mengingat kata-kata seseorang bahwa Learning is not about accumulating knowledge but more about nurturing curiosity, maka saya juga menyediakan step-step cara instalasi wordpress di computer stand alone, dan juga ebook yang mungkin berguna bagi yang ingin mengeksplorasi lebih dalam lagi. Terima kasih buat temen-temen Nijmegen yang mengajukan pertanyaan2 pada saat saya presentasi sehingga saya tidak hanya bisa memberi, tetapi juga menerima dari interaksi yang tercipta.

Buat temen-temen yang ingin mencari alternatif tambahan sebagai online freelancer, atau yang ingin belajar cara membuat website dengan menggunakan CMS bisa download file-file nya di sini.

Daftar file nya adalah:

  • (Slide) Freelance Netpreneur with WordPress – Awan Rimbawan.pdf: slide presentasi
  • 1 Instalasi WordPress dan WAMP.docx : panduan instalasi wamp dan wordpress
  • (Ebook) WordPress for Dummies 2nd Edition.pdf : ebook yang bagus buat pemula yang ingin belajar membuat website dengan wordpress
  • WampServer2.2a-x32.exe: file instalasi web server yang diperlukan untuk menjalankan website
  • npp.5.9.8.Installer.exe : editor notepad plus plus yang bisa digunakan untuk mengedit file .php
  • (folder) wordpress: file-file wordpress dari versi 3.3.1
  • (folder) 50 fav themes: file-file themes wordpress

Wishing you all have a great weekend πŸ™‚

Small Business Day 2011

Leave a comment

Kunjungan ke Small Business Day di Kampus Nijmegen kemarin menceritakan saya tentang sesuatu hal.

Motivasi penggerak utama bagi para entrepreneur ini bukanlah mendapatkan uang, tetapi karena passion mereka untuk berkreasi.

Start from nothing to something. From pennies to million dollar business. Putting effort so an idea is able to come into realization.

Semua seminar dilaksanakan dalam bahasa belanda, sehingga saya tidak bisa mengerti. Namun ada stand-stand yang bertempat di hall utama dan digunakan untuk mempertunjukkan bisnis dari para entreprenur.

Di situlah saya mencoba berkomunikasi dengan para pemilik stand dan bertanya tentang bisnis proses yang ada di balik bisnis masing2.

Salah satu yang menarik adalah YouBeDo, sebuah situs penjualan buku. Saya bertanya apa bedanya dengan situs yang lain? Ternyata YouBeDo mendonasikan 10% dari harga buku untuk berbagai macam organisasi non profit. Para pembeli bahkan juga bisa memilih untuk organisasi mana yang akan diberikan dananya.

Setelah saya gali lebih dalam lagi ternyata di Belanda harga buku diatur oleh pemerintah. Sehingga tidak ada beda harga antara pembelian di toko dan di YouBeDo.

Dan sampai saat ini YouBeDo telah menyumbangkan lebih dari 16.000 Euro kepada organisasi-organisasi yang tergabung di situsnya.

“What is your margin?” “How do you pay the postal fee?” dan pertanyaan-pertanyaan lain yang saya ajukan dijawab dengan lancar oleh Manager Relation dari YouBedo. Dia bercerita bahwa YouBeDo sampai saat ini belum menghasilkan keuntungan, bahkan foundernya mengeluarkan uang dari kantongnya sendiri untuk membiayai YouBedo. “How can the founder get the money to finance it?” Ternyata foundernya punya dua bisnis, dan YouBeDo mendapat suntikan dana dari kedua bisnis yg lain. “That’s how bad the founder want to realize the ideas” imbuhnya. Bisnis ini hanya akan bisa menghasilkan keuntungan jika telah mencapai sebuah skala tertentu, dan sampai menuju skala itu banyak uang yang harus dikeluarkan.

Dengan konsep Social Entrepreneurship YouBeDo juga mendapat berbagai macam sumbangan, termasuk pembuatan website. Ada puluhan relawan yang bersedia membantu YouBeDo tanpa dibayar karena mereka tertarik untuk merealisasikan konsepnya.

Interesting isn’t?

Open Air Museum

Leave a comment

My feet is really tired.

I spent lots of walking activity today.

Open air museum is a huge area that showing how dutch lives back then.

So we visit farmer house, oil maker, cheese factory and see lot’s interesting fact back from 17th century.

Like example people back then is putting animal manure(kotoran hewan) in front of their house into a big mound of stack(gunungan besar). This will show how many cattle that they have. The number of cattle will represent your wealth at that time. Since cattle means: cheese, milk, meat. So the one who got bigger amount of cattle manure in front of their house is consider the most rich person. Manure stink a lot so people that are very rich is calling “Stinking Rich”. That term is still applied until now in 21st century.

They package the history really well in there. Usually we just play movie to depict about how people live at that time. But Open Air Museum take further approach. They creat HollandRama. We go into some kind of theatre, but the cool thing about is we go around in a circling way to see the diorama. The floor is moving and taking us into different set of diorama that describe certain time frame in Holland History.

But most interesting thing is I found many new friends here. I talk with Tanzanian guy called Maskat, Mexican Guy, Vietnamnese, Chinese, Dutch, Colombian. I saw different habit and how differently they see things.

It’s cold weather actually, I assumed almost 4-5 degrees. We strolling into huge trees and lot’s of site there by using double jacket :p

In the end of our journey the campus staff treat us dinner in Chinese restaurant where we can eat all package available there for 2,5hours.

After that most of my classmate catch the bus and continue the travelling to Paris. It includes Oky, vivy, missy, tenn, gary, I think it’s 9 of them.

Actually I keep thinking about business but I manage my mind to enjoy the situation :p

Hopefully I can learn something and also building some networking with everyone I talked today.

Older Entries