Create a Beautiful Character

Leave a comment

Professor Dineol told Danny that if He want to be succeed He have to study about character.

Self-Control, Discipline, Focus.

Then you practice it. Practice every second of your life.

Just like a Painter who work on his masterpiece art that will stand the passing of time.

Advertisements

Pagi di depan Gereja

Leave a comment

Di  depan sebuah Gereja Danny mematung.

Tiba-tiba dia teringat kata-kata James Stein, seorang dosen yang dia temui tadi malam.

James telah mengajar matematika selama 40 tahun, jadi dia pasti tahu begitu dalam tentang esensi pembelajaran.

“Semuanya bisa dipelajari, tetapi langkah pertama adalah bertanggung jawab atas dirimu sendiri. “Bukan hanya tentang Matematika, Fisika atau Kimia. Tetapi terlebih lagi adalah tentang dirimu sendiri.”

“Socrates berkata: Ketahuilah dirimu sendiri”

“Kamu sulit untuk mengambil keputusan? Aku bahkan mengarang sebuah buku untuk mengambil keputusan. Walaupun dasar teori-nya diambil dari matematika, tetapi kamu tidak akan menemukan satupun persamaan matematika di buku yang saya buat ini. Kamu akan belajar mengambil keputusan bersama Thomas Alva Edison, Henry Ford, Benjamin Disraeli, Abraham Lincoln dll. Jika tertarik, kamu bisa membacanya disini

“Kamu bermasalah dengan mood? Anthony Robbin membuat sebuah audio book untuk mengatasi masalah itu. Kamu punya masalah dengan kesehatan? Kamu bisa mencari sesuatu untuk membantumu belajar untuk memperbaikinya.

“Semua yang kamu butuhkan bisa dipelajari. Bahkan ketika kamu mencoba mencari tentang sesuatu hal, kemudian menemukan sebuah buku, kamu coba cara di buku itu dan kemudian cara itu tidak berhasil. Kamu tetap bisa bisa mendapatkan apa yang kamu cari jika kamu mempunyai Kegigihan. Kabar baiknya, Kegigihan pun bisa dipelajari 🙂 ”

“Danny, ada banyak hal dan masalah yang akan terjadi pada dirimu. Tetapi kamu bisa memulai sebuah proses pengambilan tanggung jawab atas semua itu. Tanggung Jawab akan memberimu kekuatan. Bahkan ketika sesuatu terjadi di luar kuasa mu, kamu bisa berkata “I’m Responsible for this” dan kemudian menyadari bahwa walaupun kejadian itu di luar kuasamu tetapi kamu mempunyai kuasa untuk menentukan tindakan selanjutnya…”

Danny masih mematung dan suara James Stein begitu jelas terdengar di kepalanya. Masalah-masalah dalam hidupnya… ternyata semua dipelajari pemecahannya… Danny berjanji untuk mulai mengambil tanggung jawab atas apa yang dia pikirkan, apa yang dia rasakan. Jika ada sesuatu yang terjadi pada dirinya, dia akan mulai berkata “I’m responsible for this”

Di Gedung Opera

Leave a comment

 

Gedung Opera Gelderland Oost begitu ramai.

Salah satu performance yang akan tampil adalah Cheryl Cole, penyanyi muda asal British.

Danny bercerita kepada Jim bahwa Cheryl memulai karir dari bawah, menjadi salah satu pemenang di audisi mencari bakat  kemudian bergabung di Girls-Band yang mencetak banyak Hit Song. Sekarang dia memilih ber-solo-karir dan menuai sukses dengan cd yang terjual jutaan kopi.

Danny: Kesempatan yang sangat bagus bukan? Maksudku hidup memberikan pilihan yang sangat bagus buat dia.

Jim: Well, kamu harus mempunyai karakter cukup kuat untuk bisa memanfaatkan kesempatan itu dengan baik.

Danny: apa maksudmu?

Jim: Kesempatan besar kadang datang kepada seseorang hanya untuk pergi meninggalkannya. Kamu sering melihat, artis yang jadi sangat terkenal kemudian terbaring di rumah sakit. Dia tidak punya physical support system yang cukup untuk mendukung kebesaran sukses. Tidak jarang Artis yang hanya terkenal dalam rentang waktu yang singkat kemudian beberapa saat hilang. Mereka tidak punya mindset sukses yang bisa menjaga kelangsungan suksesnya.

Kita juga mendengar beberapa artis yang kebanjiran uang dan kemudian terjerumus ke arah narkoba. Apa yang terjadi dengan karirnya? Produktifitas yang menurun dan prestasi yang memudar. Mereka tidak punya cukup karakter untuk mendukung keberlimpahannya.

Sama seperti orang menang lotere. Saya belum pernah melihat ada orang yang menang lotere kemudian bisa masuk ke jajaran orang terkaya di dunia. Padahal modal keuangan itu begitu besar. Orang terkaya di dunia seperti Bill Gates bahkan tidak bermodal apa2. Jauh bila dibandingkan modal orang yang menang lotere. Kenapa? Karena orang yg menang lotere kadang bukanlah orang yang punya cukup mindset untuk mengembangkan uang yang mereka miliki sebelumnya. Uang lotere hanya singgah untuk kemudian lepas lagi.

Danny: hoo, begitu ya… Tapi bagaimana jika memang pada dasarnya saya punya fisik yang lemah? Saya gampang sakit…

Jim: Kabar baiknya adalah, semua bisa dipelajari. Orang dengan fisik yang lemah harusnya adalah orang yang sangat peduli dengan kesehatan. Mereka harus selalu makan makanan yang sehat dan makan teratur. Mereka harusnya rajin ber olahraga. Tetapi kebanyakan tidak. Orang dengan fisik yang lemah tubuhnya meminta minuman hangat, tetapi dia memasukkan minuman dingin. Tubuhnya membutuhkan jadwal olahraga lebih dari orang lain, tetapi dia tidak mau menarik tubuhnya dari tempat tidur.

Mungkin nanti akan ada suatu titik dimana orang itu akan berkata “Tubuh, ayo bangun…aku mau melakukan sesuatu yang besar dan aku butuh kamu mensupport aku hari ini”. Tetapi tubuhnya tidak mau bergerak karena sakit. Lalu dia akan berkata pada tubuhnya “Tubuh, ini adalah terakhir kalinya kamu tidak bisa mensupport ku. Aku akan berjanji untuk makan makanan yang sehat. Aku akan makan tepat waktu apapun yang terjadi. Aku akan bersepeda sampai keringat bercucuran setiap hari. Sehingga ini adalah terakhir kalinya kamu tidak bisa mensupportku melakukan sesuatu yang aku inginkan”

Tapi kadang hal seperti itu butuh sebuah opportunity yang besar yang terlewatkan. Sebuah kesempatan yang hilang dan sangat menyakitkan hati. Seringkali… kesempatan itu malah tidak akan datang, karena kesempatan tahu percuma mendatangi seseorang yang tidak punya cukup mindset, habit ataupun karakter yang bisa menampungnya.

Danny: Hey Jim, tapi ada orang yang sakit bukan karena kebiasaan tidak berolahraga atau kebiasaan telat makan atau kebiasaan makan makanan yang tidak sehat. Ada orang yang sakit karena pikiran.

Jim: Well… Danny… ada sebuah kutipan latin yang terkenal Mens Sana in Corpore Sano. Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat. Kutipan ini berasal dari jaman Romawi, lebih dari 2100 tahun yang lalu. Jika kita pikirkan, bagaimana sebuah kalimat bisa bertahan ribuan tahun? pasti ada sebuah derajat kebenaran disana yang bisa tetap membuat kalimat itu bertahan selama ribuan tahun.

Tubuh dan Jiwa merupakan satu kesatuan yang saling mempengaruhi. Jiwa mempengaruhi tubuh, contohnya orang sakit yang punya semangat sembuh yang tinggi. Tubuh pun bisa mempengaruhi jiwa, misalnya pengalaman ketika pikiran menjadi jelas dan tenang seusai jogging atau bermain basket.

Jim: Danny, kamu seperti anakku sendiri. Dan aku ingin kamu bisa mendapatkan apapun yang kamu mau. Kamu punya potensi yang sangat besar dan belum sempat kamu keluarkan. Sayang sekali jika potensi itu terkubur hingga kamu tua dan kemudian mati. Saatnya kamu berkomitment pada dirimu sendiri untuk mengeluarkan sisi terbaikmu dan membiarkan kesempatan terbaik datang kepadamu. It’s easy, just change a little bit every day. Commit to improvement. Dan jangan menarik diri ketika tubuhmu menolak segala penyesuaian2 itu.

Nanti jika kamu sudah mempunyai istri dan anak, kamu akan tahu bahwa istri dan anakmu tidak hanya cukup kamu beri finansial dan kesuksesanmu. Tetapi yang terpenting adalah kamu tetap sehat, tetap hidup dan ada untuk mereka. Kamu adalah contoh bagi anak-anak mu. Mereka akan mewarisi kebiasaan, mindset, karakter yang kamu miliki.

We must all suffer one of two things: the pain of discipline or the pain of regret or disappointment.

————-

Dan salju pertama di musim dingin 2011 turun. Tepat ketika Danny dan Jim keluar dari Gedung Opera… butiran-butiran putih yang turun dan menari-nari di terbang angin.

Dalam hati Danny berkata

Life is so beautiful…

Life is so promising…

I’ll learn…I’ll keep installing new good habit and character…

Then let live give it’s best opportunity toward me…

Miracle Worker

Leave a comment

Danny bertemu dengan Arndt di sebuah cafe di dekat Gementee.

Arndt bercerita tentang Akema.

Waktu itu Arndt datang ke Akema dan bercerita bahwa dia sedang dibelit hutang.

Akema berkata “No Problem” dan menyuruh Arndt melakukan sesuatu.

Arndt tidak habis berpikir mengapa Akema menyuruhnya melakukan hal itu.

Tetapi kemudian Keajaiban terjadi, dan Arndt dapat membayar semua hutang-hutangnya.

Arndt berkata pada Danny, Akema adalah seorang Miracle Worker.

Kamu datang kepadanya dan mereka berkata “No Problem”.

Tidak ada Masalah bagi mereka.

Arndt bertanya, bagaimana Akema bisa menjadi seorang Miracle Worker?

“Read as much as you can”

“Search as hard as you can”

“Get up as early as you can”

“Keep the balance as humanly as possible”

Akema berkata: No Problem didapat dari kebiasaan.

Kebiasaan mencari, kebiasaan terus mencoba mencari jika apa yang kamu temukan tidak bisa menyelesaikan masalahmu.

Believe this: “Search and you will find”

Mulai dari masalah-masalah kecil dalam hidupmu.

Bangun pagi, disiplin, integritas.

Menjaga mood, be responsible with your own change of feelings.

Difficult? Absolutely.

But remember again: Search and you will find.

Keep searching and you can be a Miracle Worker of your own life.

Someday somebody will come to you telling their own problem and you will say “No Problem”

Mata Danny mengerjap-ngerjap…dia membayangkan toko buku terdekat…

3 stages

Leave a comment

Danny, I want to remember this 3 stages of development.

The first phase is Consumer. Here are the most of people exist.

The second phase is Creator. There are fewer than the Consumer. Lot’s of it idealistic people who create something for themselves.

The third phase is Server. They focus on how to serve as many people as possible and fulfill people needs. They are the fewest among other stages but acquire the most money, recognition and respect.

Understand this.

Letter from the mentor

Leave a comment

Danny, remember that you can’t change direction over night.

You can’t expect to be what you want to be in 5 year tomorrow.

But this is what you can change overnight: begin the process on changing the direction on putting small new discipline.

Knowing that little change can save you from paying or losing lots of money cost, success cost and also time cost.

If you start to brush your teeth before you go to sleep it will prevent you from money cost of damaged teeth.

If you start to walking in the morning for simple block then you will prevent yourself from time cost of having weak body that cannot support your activity.

And be patient with yourself…

Yes you can start fixing whatever your thinking by reading a good book, but if it’s not working after you tried one time don’t give up. Be patient with yourself.

You’ve got your pattern of thinking by your past experience. Years of past experience. Don’t expect to change it on overnight.

But let me tell you something, you can begin the process to change whatever your mind tells you.

It’s your choice whetever you will let all of this happen by unconciousness.

Or you purposefully to change direction to self-worthy, developing skills that give value to your community, get respect and etc.

Change on habbit require the change on the mindset. Change on the mindset require continuously learning on the subject of mindset.

Best Regards,

Jim

Seed

Leave a comment

Danny melangkah keluar,di lihatnya barisan pohon2 tanpa daun.

Angin dingin menyapanya, tetapi jaket tebal telah mengamankan tubuhnya.

Dua derajat di luar, tetapi langkahnya mantap.

Jalan pagi sekarang adalah rutinitasnya walaupun itu hanya 5 menit.

Dia tahu dia tidak bisa mengatakan bahwa dia butuh sehat dikala dia sakit.

Dia hanya bisa menciptakan sebuah rancangan aktifitas yang bisa menghasilkan sebuah tubuh yang sehat. Sebuah support system yang unik sehingga punya cukup stamina untuk membantu meraih apa yang dia cita-citakan.

“Opportunity doesn’t want to see your need, opportunity want to see your seed. Creating a simple new discipline activity is your seed.”

Kata-kata Jim menemaninya menyapa bebek-bebek dan merpati liar di sungai kecil yang dilewati Danny…

Older Entries